Cari Pelanggan vs Kapasitas Produksi

21/04/2010

KLINMAX baru berjalan dua bulanan. Ada pertanyaan yang masih mengganjal yaitu, pilih cari pelanggan sebanyak mungkin, baru kejar kapasitas produksi. Atau, besarkan kapasitas produksi, urusan cari pelanggan kemudian?

Saat ini, dengan mesin yang ada, kapasitas produksi sudah hampir mentok. Urusan nyebar brosur dipending dulu, takut jika ada tambahan pelanggan, nanti janji waktu dan kualitas tidak dapat terjaga.

Mau nambah kapasitas produksi dengan tambahan alat dan tenaga pikir-pikir, nanti kira-kira laku nggak ya?

Seharusnya bagaimana ya? Cari pelanggan baru dulu, atau tambah alat dan tenaga duluan ya?

Struk Software Laundry Kiloan Klinmax

21/04/2010

Inilah contoh struk KLINMAX yang pertama. Dengan ukuran A6 (Kertas A4 dibagi 4). Software yang dipakai: PHP Point Point of Sale, tentunya berjalan di atas Ubuntu.

Cek Pemakaian Listrik secara Online

18/04/2010

Usaha laundry tentu pakai listrik. Periksa pemakaian listrik Anda secara online di: http://202.162.217.251/info_billing/index.php

*) terima kasih untuk Pakdhe Anas atas infonya

Mencoba Software untuk Laundry Kiloan Klinmax

18/04/2010

Setelah menimbang-nimbang, kini saatnya mencoba.

Batasan yang sementara ini dipakai adalah:

  1. Harus jalan di atas Linux Ubuntu
  2. Pakai PHP, mySQL & Apache

Beberapa yang dicoba:

  1. PHP Point of Sales 9.1
  2. PHP Point of Sales 10.0
  3. IndoPOS

Pilihan ke-1, phpPOS 9.1  sebenarnya adalah yang paling matang, tinggal pakai. Hanya saja, tampilan dan antar mukanya jadul banget.

Untuk phpPOS 10.0 dan IndoPOS, sebenarnya tampilannya lebih menarik. Hanya saja, saat ini keduanya belum resmi rilis. PhpPOS 10.0 saat ini masih versi alpha, sedang IndoPOS masih lebih jauh lagi dari sempurna.

Tetapi, meskipun demikian, sepertinya ada harapan besar untuk phpPOS 10.0. Walaupun masih versi alpha, tetapi fungsi-fungsi dasar sebagai software untuk jualan sudah lengkap. Cara pakainya juga mudah, sudah mirip dengan aplikasi desktop. Sementara sambil menunggu rilis finalnya, rasanya aplikasi ini bisa dipakai.

SOP Laundry Kiloan

11/04/2010

STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP) LAUNDRY KILOAN

KETENTUAN KARYAWAN

  1. Bagian penerimaan pelanggan merangkap kasir
  2. Bagian pencucian
  3. Bagian setrika merangkap bagian pengemasan
  4. Supervisor (jika diperlukan  dalam kasus ini untuk pembukaan laundry kiloan lebih dari satu dalam satu daerah domisili)

SISTEM KERJA

Dilakukan shift kerja dan rolling tugas agar lebih terkendali dan terkontrol

PROSEDUR PENANGANAN PELANGGAN

TAHAP I

Penerimaan Pelanggan

Dilakukan oleh bagian penerimaan pelanggan merangkap administrasi / kasir

  1. Cucian kotor diterima oleh bagian penerima pelanggan.
  2. Penerima pelanggan wajib menanyakan mengenai pakaian yang akan dicuci, apakah ada yang mudah luntur warnanya, atau ada yang harus dicuci khusus untuk menghindari kesalahan pencucian.
  3. Sambil menunggu cucian kotor ditimbang dan pembuatan nota, konsumen diminta menunggu ditempat yang telah disediakan.
  4. Cucian tersebut kemudian ditimbang dan dihitung jumlah unit pakaian.
  5. Setelah ditimbang, penerima pelanggan kemudian membuatkan nota pembayaran, nota tersebut berisi nama dan alamat pelanggan, berapa jumlah kilogram dan berapa jumlah unit pakaian yang akan di-laundry, dan berapa total pembayarannya, serta keterangan lain (jika diperlukan)
  6. Jika terdapat layanan pemilihan pewangi pakaian, pelanggan dipersilakan untuk memilih pewangi sesuai yang diinginkan pelanggan. Dan ditulis dalam nota pembayaran tersebut.
  7. Nota pembayaran rangkap ke-1 tersebut kemudian diberikan kepada konsumen.
  8. Jika konsumen membayar lunas dimuka, maka nota tersebut dicap “LUNAS” oleh bagian penerimaan pelanggan.
  9. Jika konsumen belum membayar, maka pembayaran dapat dilakukan pada saat pengambilan cucian.

TAHAP II

Pencucian

Dilakukan oleh bagian pencucian

  1. Cucian ditempatkan dalam box khusus sesuai dengan nama konsumen
  2. Untuk memudahkan identifikasi, setiap pakaian diberi nomor urut. Dan nomor urut tersebut ditulis pada nota rangkap ke-2.
  3. Cucian yang mudah luntur dicuci tersendiri.
  4. Proses cuci dilakukan dengan menggunakan mesin cuci yang tersedia dengan standar penggunaan bahan cuci yang tidak berbahaya, tidak menimbulkan kerusakan pada pakaian maupun warna pakaian.
  5. Pengeringan cucian juga dilakukan menggunakan mesin cuci tersebut.
  6. Jika proses cuci tersebut telah selesai, maka cucian bersih kemudian diambil dari mesin cuci dan dimasukkan kedalam box sesuai nama konsumen untuk selanjutnya disetrika.

TAHAP III

Setrika Cucian Bersih

Dilakukan oleh bagian setrika

  1. Box berisi cucian bersih tersebut kemudian dimasukkan ke ruang setrika untuk disetrika.
  2. Penyetrika harus menyetrika satu box sampai selesai sebelum beralih kepada box lainnya untuk menghindari tertukarnya pakaian antara konsumen yang satu dengan konsumen yang lain.
  3. Cara menyetrika yang baik adalah dengan memperhatikan bahan kain yang akan disetrika, misalnya untuk bahan kain yang tipis atau sutra, cara menyetrika tidak boleh terlalu panas. Sedang untuk pakaian berbahan jins, setrika dengan panas secukupnya. Oleh karenanya pengetahuan tentang berbagai jenis pakaian atau kain mutlak untuk dimiliki.

TAHAP IV

Bagian setrika merangkap bagian pengemasan

  1. Cucian yang sudah disetrika kemudian dikemas dengan menggunakan plastic kemasan tersendiri. Tujuannya adalah agar cucian tetap rapid an wangi sampai dengan diambil oleh konsumen.
  2. Sebelum dikemas, bagian pengemasan harus memastikan bahwa pakaian yang dikemas telah sesuai baik dari segi nomor urut maupun jumlah pakaian, dicocokkan dengan nota rangkap ke-2.
  3. Pengemasan tidak boleh dipaksakan, artinya pengemasan harus memperhatikan kerapihan pakaian yang telah disetrika. Jika satu kemasan tidak cukup, gunakan dua kemasan atau lebih. Misalnya : baju-baju kerja dikemas tersendiri, celana jins juga dikemas tersendiri.
  4. Kemasan tersebut diselotip supaya rapi.
  5. Setelah dikemas tersebut, cucian bersih kemudian dimasukkan dalam tas plastic berlogo khusus yang bagian luarnya telah ditempeli nota rangkap ke-2.
  6. Setelah selesai, cucian bersih yang telah selesai dikemas tersebut kemudian ditempatkan pada ruang penyimpanan untuk memudahkan pengambilan.

TAHAP V

Serah Terima dan Pembayaran

Dilakukan oleh bagian administrasi / kasir

  1. Konsumen yang akan mengambil cucian, diminta menunjukkan nota rangkap ke-1
  2. Setelah itu petugas mengambil cucian pada tempat penyimpanan sesuai dengan nota yang ditunjukkan konsumen.
  3. Jika konsumen belum membayar (nota belum di cao lunas), maka petugas wajib mengingatkan konsumen untuk melakukan pembayaran.
  4. Setelah pembayaran selesai, nota tersebut di cap “LUNAS”
  5. Kemudian cucian yang sudah selesai diproses tersebut kemudian diserahterimakan kepada konsumen.
  6. Konsumen dipersilakan untuk mengecek pakaiannya, apakah telah sesuai.
  7. Jika telah selesai, nota rangkap ke-1 (yang telah dicap “TELAH DIAMBIL” diserahkan kepada konsumen, sedangkan nota rangkap ke-2 diarsipkan sebagai bukti transaksi.

PROSEDUR KOMPLAIN PELANGGAN

Komplain diterima oleh administrasi / kasir / supervisor (jika ada)

Ditanggungjawabi oleh semua bagian yang terkait

  1. Komplain kurang bersih langsung direspon dan dikerjakan pada bagian yang dikomplain dengan sungguh-sungguh, tanpa alas an apapun dan langsung dikerjakan.
  2. Komplain pakaian yang dicuci rusak atau luntur, harus dipastikan hal tersebut akibat proses pencucian atau akibat pengerjaan. Jika benar, harus ditanggungjawabi supaya konsumen tidak kecewa.
  3. Komplain pakaian hilang, harus dipastikan bahwa kehilangan tersebut akibat proses pengerjaan yang tertukar dengan konsumen lain. Jika benar, harus ditanggungjawabi supaya konsumen tidak kecewa disertai permintaan maaf bahwa hal tersebut bukan disengaja, dan memungkinkan untuk diberi voucer gratis untuk pencucian slanjutnya. Untuk meminimalisir komplain pakaian hilang, pada waktu serah terima pakaian yang telah bersih kepada konsumen, bagian kasir harus meminta konsumen untuk memeriksa terlebih dahulu sebelum meninggalkan tempat.

PROSEDUR BAHAN BAKU

Penetapan & Penghitungan

  1. Bahan baku harus dihitung untuk beban per kilogram cucian agar dapat ditentuakan penggunaan bahan baku dan perkiraan biayanya.
  2. Bahan baku yang dibeli harus dikemas perplastik takaran untuk per kilogram cucian, sehingga memudahkan ukuran bahan baku dalam melakukan proses pengerjaan pencucian.
  3. Harga beli bahan baku dibagi jumlah plastic takaran yang dihasilkan untuk mendapatkan biaya bahan baku per kilogram cucian.
  4. Bahan baku hilang atau berkurang tanpa sebab yang jelas menjadi tanggungan para karyawan.

Pembelanjaan Bahan Baku

  1. Stok bahan baku harus dicatat dalam kartu stok agar pengeluaran bahan baku terkontrol.
  2. Wajib melakukan pemesanan atau pembelian bahan baku jika stok  bahan baku sudah pada kondisi sisa maksimum 30%, minimum 20%.

Tulisan ini diambil dari: http://yoserizal.com/business-start-up/laundry-kiloan/

Seluk Beluk Laundry Kiloan

11/04/2010

Barusan dapat tulisan yang sangat menarik tentang Laundry Kiloan di: http://yoserizal.com/business-start-up/laundry-kiloan/

Selamat membaca:

GAMBARAN UMUM USAHA

LAUNDRY KILOAN

LATAR BELAKANG PEMILIHAN USAHA LAUNDRY KILOAN

  1. Memanfaatkan gaya hidup malas mencuci.
  2. Perubahan gaya hidup  dan tuntutan kesibukan, banyak mahasiswa, karyawan, dan ibu rumah tangga, yang tidak memiliki waktu untuk mencuci pakaian mereka, dan menyerahkannya pada usaha laundry kiloan.
  3. Kondisi cuaca saat ini yang mengakibatkan pakaian sering lebih mudah menjadi kotor, bahkan dimusim penghujan, dengan mencuci manual pasti akan sulit menjadi kering, oleh karenanya banyak yang menyerahkan pakaian kotor mereka ke laundry-laundry.
  4. Trend mencuci di laundry sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

KUNCI SUKSES USAHA LAUNDRY KILOAN

  1. Tempat yang dan nyaman.
  2. Pelayanan yang cepat, cermat, dan memuaskan (mengutamakan kualitas).
  3. Pemilik pakaian biasanya menginginkan pakaiannya bersih, rapi, dan harum.
  4. Harga terjangkau
  5. Menggunakan bahan-bahan yang tidak menimbulkan kerusakan warna atau bahan pakaian.
  6. Tersedia area basah dan area kering, sehingga tidak mengganggu proses pencucian, proses pengeringan, dan proses setrika.
  7. Tersedia setrika uap yang dapat digunakan untuk menyetrika pakaian dari bahan khusus.

LAYANAN TAMBAHAN YANG PERLU DISEDIAKAN DALAM USAHA LAUNDRY KILOAN

  1. Layanan antar jemput
  2. Fasilitas kupon  bonus untuk konsumen yang sering menggunakan layanan,

USAHA LAUNDRY KILOAN

Yang menjadikan laundry kiloan ini special ialah harga jual jasa yang terjangkau, kualitas baik, proses pencucian dipisah-pisah masing-masing konsumen (tidak dicampur), layanan antar jemput, konsumen dapat memilih pewangi yang digunakan sesuai selera, lokasi usaha  yang mudah dijangkau konsumen, memiliki penampilan yang berbeda, memberikan kemudahan transaksi bagi konsumen, serta memberikan layanan one day service (satu hari selesai)

Peralatan-peralatan standar  usaha laundry kiloan yang perlu disediakan adalah sebagai berikut :

  1. Mesin Cuci
  2. Mesin pengering
  3. Setrika
  4. Timbangan digital
  5. Seragam karyawan
  6. Media promosi (banner, spanduk, brosur)

Baca entri selengkapnya »

Modal Awal Laundry Kiloan Klinmax

27/02/2010

Berapa modal awal Laundry Kiloan Klinmax?

Pengeluaran terbesar adalah untuk beli mesin cuci dan mesin pengering.
Mesin cuci, saat ini Laundry Kiloan Klinmax memakai Modena, hasil hunting sewaktu ada diskon, bisa dapat 2,8juta.
Mesin pengering, dipakai yang tipe gas, kira2 seharga 11jutaan.
Satu lagi mesin cuci, adalah mesin cuci Samsung lama, yang selama ini dipakai harian. :)

Beberapa kebutuhan lain yang besar adalah:
- Biaya untuk tambah daya listrik
- Beberapa perlengkapan lain: kotak laundry, penanda cucian, alat tulis dan lain-lain

Mencoba sabun laundry

26/02/2010

Sudah dua minggu ini, dicoba beberapa macam sabun untuk Laundry Kiloan Klinmax. Telah dicoba, 2 macam sabun khusus untuk laundry, dan satu sabun matic yang beredar di pasaran.

Mau pakai yang mana ya?

Menghitung kebutuhan listrik laundry

24/02/2010

Sambil menanti besar tagihan bulan ini, dihitung perkiraan kebutuhan
listrik untuk Laundry Kiloan Klinmax.

Peralatan yang ada:
Pengering (tipe gas): 450 watt
Mesin cuci: 350 watt x 2 = 700watt
Setrika: 350 watt

sehingga dalam sehari, listrik yang dibutuhkan: (450 + 350×2 + 350) =
1500watt = 1,5 kW.

Ketiga peralatan di atas dianggap menyala 7 jam sehari. Sehingga,
sehari dipakai listrik sebesar: 10,5kWh.

jika harga listik per kWh adalah rp. 600, maka biaya listrik per hari:
rp. 6000an.

Total sebulan, 30 hari, maka biaya listrik nya seharusnya diantara 180an ribu.

Dengan macam-macam (lampu, pompa air) mungkin sekitar Rp. 200rb.

Enam parfum, bikin harum

23/02/2010

Saat ini, ada 6 pilihan parfum di Laundry Kiloan Klinmax.

  • Blue Oase
  • Soft Blue
  • Snappy
  • Lavender
  • Ocean Fresh
  • Lily

Silakan pilih,…


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.